Tinjung adalah alat penyaring tradisional yang berbentuk kerucut (atau menyerupai parabola terbalik) yang terbuat dari anyaman bambu. Alat ini umum digunakan oleh para petani garam tradisional di Bali—seperti di Desa Amed, Tejakula, dan Desa Les—untuk menyaring air laut atau air asin guna menghasilkan garam berkualitas.
Fungsi utama tinjung dalam proses pembuatan garam meliputi:
- Penyaringan Air Laut: Tinjung berfungsi sebagai wadah untuk menampung pasir yang telah disiram dengan air laut.
- Pemisahan Air Asin: Air laut yang melewati endapan pasir di dalam tinjung akan menetes perlahan ke wadah penampungan di bawahnya, menghasilkan air dengan kadar garam tinggi yang disebut “air tua”
