Tulud adalah alat serbaguna tradisional Bali berbentuk papan kayu datar yang diberi tangkai panjang. Alat ini memiliki dua fungsi utama yang berbeda, tergantung pada konteks penggunaannya sehari-hari:
1. Alat Pertanian dan Rumah Tangga (Penggaruk/Sapu Kayu)
Dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Bali, tulud berfungsi mirip seperti serokan, penggaruk, atau sapu besar. Alat ini digunakan untuk:
- Menjemur hasil panen: Meratakan dan membolak-balik padi, kopi, atau cengkeh yang sedang dijemur di atas terpal agar kering merata.
- Membersihkan halaman: Mendorong air genangan saat hujan, membersihkan lumpur, atau mengumpulkan sampah daun di pekarangan rumah (rurung atau natah).
2. Alat Pertukangan (Perata Paving/Plesteran)
Dalam dunia bangunan tradisional Bali, tulud kayu bertangkai panjang ini digunakan oleh para tukang untuk meratakan permukaan pasir, tanah, atau adonan semen sebelum memasang ubin, batu alam, atau paving block.
